Cerita CLC Lokal Jakarta

Oleh : Fransiskus Harjaya

Pertemuan bulanan pasca SUN Bandung 2013 seperti biasa diadakan di ruang tamu 1 Kolese Kanisius Jakarta. Pada kesempatan yang istimewa ini, kami kedatangan seorang saudara istimewa juga dari CLC Bandung yaitu Masbro Sirius Dely. Peserta yang hadir cukup banyak ada 6 orang diantaranya Pak Budi, Dr Hendra, Bu Cecilia, Nango, Fransiskus dan saudara dari jauh Sirius Dely. Saat pertemuan kemarin Ibu Nancy, Ibu Lanny, Pak Setiono dan Jeng Sandra sedang berhalangan hadir. Namun kami selalu berkomunikasi dengan mereka semua.

Perlahan tapi pasti, kami hari itu mendapat seorang anggota baru yang bernama Nango. Mas Nango berprofesi sebagai peneliti di bidang pendidikan menengah di salah satu institusi pendidikan di Jakarta.

Sekilas info kegiatan bulanan yang dilakukan CLC Jakarta kemarin adalah membicarakan masalah yang ada di rumah sakit Pengayoman. Dimana rumah sakit tersebut diperuntukkan oleh saudara-saudara kita yang terkena HIV AIDS. Dr Hendra yang fokus pelayanan di bidang ini mensharingkan pengalaman beliau baik di dalam dan di luar negri.  Sungguh ironi bahwa pelayanan yang ada di rumah sakit pengayoman sangatlah tidak manusiawi padahal gedungnya baru. Keadaan di rumah sakit tersebut jauh dari kata bersih, layak dan sejenisnya. Semuanya tidak higienis dan baunya luar biasa menusuk hidung. Pada pertemuan kemarin, Dr Hendra mengajak CLC Jakarta untuk melayani di rumah sakit tersebut. Namun bukan menjadi Dokter melainkan menjadi PENDENGAR bagi pasien HIV AIDS yang mau meninggal supaya nanti bisa disampaikan kepada pihak keluarga pasien. Note “semua pasien disana rata-rata sudah DITELANTARKAN baik oleh teman / keluarga. Semoga kegiatan ini bisa terlaksana sekembalinya Dr Hendra dari tugas di Sorong.

Selain Dr Hendra, kamipun saling sharing dan diskusi mengenai isu ini. Tanpa terasa sharing dan diskusi kami sudah menghabiskan konsumsi “alacarte” dan waktu 3 jam dari jam 10 pagi. Acara ditutup doa penutup oleh Bu Cecilia dan kami-pun kembali ke tempat kami masing-masing.

Demikian cerita lokal CLC Jakarta kali ini. AMDG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *